94. Shadaqah

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ ، قَالَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ : (( مَنْ تَصَدَّقَ بِعَدْلِ تَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ طَيِّبٍ ، وَلاَ يَقْبَلُ اللهُ إِلاَّ الطَّيِّبَ ، فَإِنَّ اللهَ يَتَقَبَّلُهَا بِيَمِيْنِهِ ، ثُمَّ يُرَبِّيْهَا لِصَاحِبِهِ كَمَا يُرَبِّيْ أَحَدُكُمْ فَلُوَّهُ حَتَّى تَكُوْنَ مِثْلَ الْجَبَلِ ))  [مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ: 1410-1014]


Diriwayatkan dari Abu Hurairah - radhiyallahu ‘anhu - ia berkata: Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Barangsiapa bersedekah, walaupun hanya seharga satu biji kurma dari pencarian yang halal —Dan Allah tidak menerima kecuali sesuatu yang baik— maka Allah menerima dengan tangan kanan-Nya, kemudian memeliharanya bagi pemiliknya, seperti salah seorang di antara kalian memelihara seekor anak kuda, sehingga menjadi seperti gunung yang besar.” (Muttafaqun ‘alaih).